Teknik penangkal petir yang sederhana dan pertama kali dikenal menggunakan prinsip yang pertama, yaitu dengan membentuk semacam tameng atau perisai berupa konduktor yang akan mengambil alih sambaran petir. Penangkal petir semacam ini biasanya disebut groundwires (kawat tanah) pada jaringan hantaran udara, sedangkan pada bangunan-bangunan dan perlindungan terhadap struktur, Benjamin Franklin memperkenalkannya dengan sebutan lightning rod. Istilah ini tetap digunakan sampai sekarang di Amerika. Di Inggris dan beberapa Negara di Eropa menggunakan istilah lightning conductor sedang di Rusia disebut lightning mast.
Penangkal petir konvensional sifatnya pasif, menunggu petir untuk menyambar dengan mengandalkan posisinya yang lebih tinggi dari objek sekitar serta ujung runcingnya agar pada saat step leader mendekat dan kuat medan semakin besar maka upward streamer dapat lebih cepat terbentuk mendahului objek di sekitarnya. Penangkal petir konvensional cocok untuk bangunan dengan area tidak begitu luas seperti rumah tinggal,
3 bagian komponen yang harus ada di instalasi penengkal petir konvensional adalah :
1. Ujung penangkal petir/Tombak
Alat ini berfungsi sebagai penerima langsung petir dari udara, bahab dasar dari ujung tombak ini harus terbuat dari material yang kuat anti karat dan bersifat superconductor antara lain seperti tembaga, perunggu dan stainless steel.
biasanya dibuat runcing seperti ujung tombak tujuanya adalah agar muatan listrik yang terkumpul di udara bersifat kohesif sehingga dapat tertarik maksimal ke ujung tombak dari pada ke bagian atap rumah/bangunan.
2. Kabel Pengantar/Down Conductor
kabel yang baik harus berisi material penghantar listrik yang baik pula, sehingga tidak sembarangan kabel bisa digunakan di dalam instalasi penagkal petir, kami telah menggunakan standart peralatan dan komponen yang sudah legal dan di awasi oleh depnaker sehingga kami memastikan untuk keamanan kapasitas kekuatan kabel penghantar, sehingga sambaran petir dapat di buang ke tanah dengan sempurna.
3. Grounding
adalah penyaluran energi listrik dari ujung tombak melewati kabel dan dibuang ke tanah atau bumi, karena itu jika ingin membuat grounding harus mengetahui tata cara yang benar.
info lebih lanjut tentang grounding sistem silahkan lihat disini.
